MEDAN ~ BuserBhayangkaraNews| Korps Bela Negara Indonesia (KBNI) Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyediakan Taman Pemakaman Umum (TPU) lintas agama bagi masyarakat. Program ini dihadirkan sebagai solusi atas semakin terbatasnya lahan pemakaman di wilayah perkotaan, khususnya di Sumatera Utara.
Peresmian sekaligus peninjauan lokasi TPU Korps Bela Negara Indonesia tersebut dilaksanakan pada Senin (9/3/2026). Meski Panglima Tinggi KBNI, Toni Andeska SH, berhalangan hadir, kegiatan tetap berlangsung khidmat di bawah koordinasi Wakil Panglima Wilayah (Wapangwil) I/HA KBNI, Benny Andhika ST, bersama Pangda Makoda VI JAGUAR, Ben Suriadi.
Solusi Krisis Lahan Pemakaman
Ketersediaan lahan pemakaman di kota-kota besar saat ini menjadi persoalan serius akibat meningkatnya jumlah penduduk. Kondisi tersebut juga dirasakan di berbagai wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Medan dan sekitarnya.
Melihat kondisi itu, KBNI Sumut mengambil langkah cepat dengan menginisiasi pembangunan Taman Pemakaman Umum yang dapat digunakan oleh seluruh pemeluk agama tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Wapangwil I/HA KBNI, Benny Andhika ST, mengatakan program ini lahir dari keprihatinan organisasi terhadap kesulitan masyarakat mendapatkan lahan pemakaman, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Kami banyak mendengar keluhan masyarakat terkait minimnya lahan kuburan di kota. Karena itu, KBNI hadir memberikan solusi nyata agar masyarakat tidak lagi kesulitan saat menghadapi masa duka, ujar Benny saat meninjau lokasi TPU.
Menurutnya, konsep TPU ini bersifat inklusif dan terbuka untuk semua agama, sejalan dengan semangat bela negara yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, persatuan, serta kepedulian sosial.
Apresiasi untuk Penggali Liang Kubur
Dalam kesempatan yang sama, KBNI juga memberikan perhatian kepada para penggali liang kubur yang selama ini bekerja di lokasi pemakaman. Benny Andhika ST secara langsung menyerahkan bantuan kepada para pekerja tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
Ia menilai, profesi penggali kubur memiliki peran penting dalam proses pemulasaran jenazah, namun sering kali luput dari perhatian.
Kami ingin memberikan apresiasi kepada para penggali liang kubur yang selama ini bekerja dengan penuh pengabdian. Bantuan ini semoga dapat membantu kebutuhan mereka dan keluarga, katanya.
Komitmen Sosial KBNI
Sementara itu, Pangda Makoda VI JAGUAR KBNI, Ben Suriadi, bersama para prajurit patriot KBNI yang hadir turut mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya program penyediaan TPU tersebut.
Ia menegaskan bahwa KBNI akan terus menghadirkan program-program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.
Kami berharap langkah KBNI ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat, ujarnya.
Ke depan, KBNI Sumatera Utara berkomitmen untuk terus memperluas berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga keberadaan organisasi tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Gus)
