Plafon Sekolah Tetap Bolong, Humas SMA Negeri 1 Tanjung Morawa Disorot Gara-gara Salahkan Burung

KABAR DAERAH

Deli Serdang ~ BuserBhayangkaraNews.com | Kondisi memprihatinkan plafon bolong di SMA Negeri 1 Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan publik setelah pihak sekolah menyampaikan penjelasan yang dianggap tak masuk akal.

Humas SMA Negeri 1 Tanjung Morawa, Isnan Kamil, menyebut bahwa kerusakan plafon di sekolah disebabkan oleh burung gereja dan merpati yang kerap masuk ke bagian atap dan membuat sarang.

Penjelasan tersebut langsung menuai kritik tajam dari Hasiolan (48), warga Tanjung Morawa yang juga aktif sebagai pemerhati pendidikan di wilayah tersebut.

“Kalau alasannya karena burung, ini sangat tidak logis. Seharusnya pihak sekolah bisa merawat fasilitas, apalagi dengan anggaran sebesar itu”, ujar Hasiolan.

Hasiolan merinci bahwa SMA Negeri 1 Tanjung Morawa menerima dana BOS sekitar Rp1,6 miliar lebih setiap tahun. Ditambah dengan sumbangan SPP dari siswa sebesar Rp 150.000 per bulan, dikalikan 1.101 siswa, total dana yang dikelola pihak sekolah sangat signifikan.

“Dengan dana sebanyak itu, seharusnya pemeliharaan gedung dan plafon menjadi prioritas. Bukan malah menyalahkan burung. Ini bentuk pembelaan yang lemah dan mengabaikan tanggung jawab pengelolaan dana publik”, tegasnya.

Ia pun berharap agar pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan, dapat turun tangan dan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik sekolah serta pengelolaan anggarannya.

“Jangan sampai fasilitas sekolah negeri justru rusak parah tanpa ada perbaikan, padahal anggarannya besar. Ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan siswa dalam belajar”, katanya.

(Yeti Defrina)