MEDAN ~ BuserBhayangkaraNews | Upacara bendera di SMAN 4 Medan berlangsung istimewa dengan kehadiran Dr. Joko Ahmad Julipan, M.Si. sebagai pembina upacara, Senin pagi. Kehadiran Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Kemendikdasmen Provinsi Sumatera Utara tersebut menjadi momen inspiratif bagi ratusan siswa dan tenaga pendidik.
Selain sebagai pejabat publik, kehadiran Dr. Joko juga menjadi bentuk pengabdian alumni kepada almamater. Ia diketahui merupakan alumni SMAN 4 Medan sekaligus Ketua Ikatan Alumni (IKA) angkatan 1994 periode 2026–2029.
Dalam amanatnya, Dr. Joko menekankan pentingnya kesiapan siswa menghadapi transformasi pendidikan di era Kemendikdasmen. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kompetensi.
Pendidikan bukan sekadar mengejar angka, melainkan membangun karakter dan kompetensi yang kuat. Siswa harus memiliki daya saing tinggi, namun tetap menjunjung etika, ujarnya di hadapan peserta upacara.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam meraih kesuksesan. Menurutnya, kecerdasan tanpa integritas berpotensi menimbulkan masalah, sedangkan integritas tanpa kecerdasan akan menghambat kemajuan. Keduanya harus berjalan seimbang dalam diri setiap peserta didik.
Sebagai alumni, Dr. Joko turut membagikan pengalaman tentang pentingnya kedisiplinan, jejaring, dan loyalitas terhadap sekolah. Ia mendorong siswa untuk berani bermimpi besar serta mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa.
Kehadiran Dr. Joko sekaligus menegaskan komitmen IKA 94 SMAN 4 Medan untuk terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pengembangan sarana dan prasarana serta motivasi belajar siswa.
Kegiatan upacara ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi singkat terkait pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Momentum ini diharapkan mampu mendorong lahirnya prestasi baru dari SMAN 4 Medan sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Medan.
(Gus)
