Pancur Batu, Senin 24 Februari 2025
BUSER BHAYANGKARA NEWS
Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, Iptu Elia Karo-Karo, membantah tuduhan yang menyebut dirinya telah membentak dan menantang seorang wartawan saat menanyakan perkembangan laporan kasus penyerangan dan penganiayaan terhadap Cecep.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolsek Pancur Batu pada Senin (24/2/2025) pukul 14.00 WIB, Iptu Elia Karo-Karo menegaskan bahwa tidak ada tindakan kasar yang dilakukan olehnya.
“Saat itu, korban (Cecep) datang ke Mapolsek Pancur Batu didampingi dua rekannya, salah satunya mengaku sebagai wartawan, untuk menanyakan perkembangan kasus yang dialaminya,” ungkap Iptu Elia Karo-Karo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan.
Menurutnya, korban sempat menyebut bahwa pada Jumat (21/2/2025) malam, ia melihat mobil yang digunakan oleh pelaku penyerangan di kawasan Simpang Tuntungan. Namun, Cecep tidak mengetahui siapa yang mengemudikan kendaraan tersebut.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang berinisial RP,” tambahnya.
Terkait insiden yang menjadi polemik, Iptu Elia Karo-Karo menjelaskan bahwa saat itu ia menegur rekan korban yang tengah mengambil foto di dalam Mapolsek.
“Saya hanya menyarankan agar foto-foto diambil nanti setelah pelaku berhasil ditangkap. Namun, teguran saya tersebut justru dianggap sebagai tindakan kasar oleh rekan korban,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iptu Elia Karo-Karo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menantang atau bersikap tidak profesional terhadap rekan korban yang mengaku sebagai wartawan.
“Saya ini orangnya terbuka dan suka bergaul. Jika ada waktu, kita bisa bertemu di luar sambil ngopi. Jadi, tidak benar jika saya dituding menantang atau bersikap kasar,” tutupnya. (MS).
