Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan Orientasi Lapangan Ajak Anggota Dan Calon Anggota Baru Angkatan X/2025 Analisis Kesenjangan Sosial, “Bangun Empati Sejak Dini” 

SOROT

Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan Orientasi Lapangan Ajak Anggota Dan Calon Anggota Baru Angkatan X/2025 Analisis Kesenjangan Sosial, “Bangun Empati Sejak Dini”

Medan~buserbhayangkaranews.com| (20/9/2025) Ekstra Kurikuler Siswa Pecinta Alam (Ekskul Sispala) Wana Bumi MAN 1 Medan menggelar latihan rutin setiap hari Jum’at dengan aksi nyata bertajuk “Analisis Kesenjangan Sosial” dengan menyusuri langsung kehidupan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Williem Iskandar, Pasar MMTC, hingga Komplek MMTC ini dilaksanakan pada Jumat (19/9) dan diarahkan langsung oleh Qemal Ezra Harahap, S.Pd., Senior Sispala angkatan ke – V yang juga alumni MAN 1 Medan sekaligus inisiator kegiatan.Pelatih Utama Hendra Badai Gustian dan Para Senior angkatan ke – VII dan VIII juga ikut meramaikan kegiatan.

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak menyelami realitas sosial dan menumbuhkan rasa peduli terhadap ketimpangan yang terjadi di tengah masyarakat. Para peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan diberi tugas untuk melakukan observasi serta wawancara ringan dengan beragam kalangan masyarakat—mulai dari pedagang pasar, tukang becak, hingga warga di kawasan perumahan elite.

“Kegiatan ini penting agar siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari realitas. Dengan turun langsung, mereka bisa melihat bagaimana kesenjangan itu nyata, bukan sekadar teori,” ujar Qemal.

Dari lapangan, siswa mencatat berbagai temuan yang kemudian didiskusikan dalam forum kelompok. Hasilnya, mereka mengidentifikasi bahwa kesenjangan sosial kerap dipicu oleh ketimpangan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, serta kesempatan ekonomi.

Tak berhenti pada kegiatan observasi, para siswa juga diajak untuk menyusun kesimpulan dan rencana aksi nyata. Salah satunya adalah kampanye bertema #Kesenjangandisekitarkita yang akan digaungkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya kepedulian sosial, terutama di kalangan generasi muda.

“Harapan saya, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa empati, lebih peka, sekaligus kesadaran kritis. Karena tugas generasi muda bukan hanya belajar untuk dirinya sendiri, tetapi juga memikirkan bagaimana bisa berkontribusi bagi masyarakat, dan para calon anggota akan lebih siap saat Pendidikan Dasar Wana Bumi (PDWB) di laksanakan” tambah Qemal.

Sebagai organisasi pecinta alam, Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan terus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak bisa dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama manusia. Melalui kegiatan ini, mereka membuktikan bahwa pendidikan di luar kelas dapat menjadi ruang belajar yang kuat dalam membentuk karakter, mental yang kuat, kritis, berempati, dan bertanggung jawab.

Sispala Wana Bumi di MAN 1 Medan sudah memiliki banyak Anggota Senior yang memiliki kemampuan Individu yang tersebar di berbagai Universitas baik di daerah maupun luar daerah yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para juniornya, dan untuk tahun ini minat ber sispala meningkat pesat dengan bergabungnya beberapa siswa dari sekolah lain ucap Hendra Gustian sebagai Pelatih utama dan Pendiri Wana Bumi.

Dengan semangat perubahan dari hal-hal kecil, Sispala Wana Bumi menegaskan komitmennya: membentuk generasi muda yang tak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peka terhadap masalah sosial dan siap menjadi bagian dari solusi, sesuai semboyan organisasi “Belajar _ Bermain _ Berpetualang”

(gustian)