Stadion Bergemuruh, BK Vs BL: Rifal Lastori Antar PSMS Taklukkan Persiraja Di Laga Penuh Gairah
Medan ~ buserbhayangkaranews.com| (27/10/2025) Ribuan warga Kota Medan tumpah ruah di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (25/10/2025), untuk menyaksikan laga panas antara PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh. Atmosfer luar biasa terasa sejak sore, ketika suporter hijau khas Ayam Kinantan memenuhi tribun dan menyalakan nyanyian kebanggaan mereka.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil ngotot, memperagakan permainan cepat dan disiplin di setiap lini. PSMS yang tampil percaya diri di hadapan publik sendiri berhasil unggul lebih dulu melalui aksi Rifal Lastori pada babak pertama.

Gol tunggal Rifal tercipta lewat skema serangan balik cepat dari sisi kanan. Dengan tenang, sang penyerang melepas tembakan terukur yang tak mampu dijangkau kiper Persiraja. Stadion pun seketika bergemuruh, membawa kembali memori kejayaan PSMS di masa lalu.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tak berubah. PSMS pun memastikan kemenangan tipis namun berarti besar bagi langkah mereka di kompetisi musim ini.
Usai laga, Pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis mengaku puas dengan performa anak asuhnya, meski menyoroti beberapa peluang yang terbuang.

Anak-anak tampil disiplin dan penuh semangat. Kami terus berbenah, terutama soal penyelesaian akhir. Tapi secara mental, ini kemenangan penting untuk menjaga motivasi, ujar Ansyari kepada awak media.
Sementara itu, Pelatih Persiraja Hendri Susilo tetap mengapresiasi kerja keras timnya meski harus pulang tanpa poin. Kami sebenarnya punya beberapa peluang, tapi kurang tenang di depan gawang. Selamat untuk PSMS, mereka layak menang malam ini, ungkapnya.
Kemenangan PSMS juga disambut meriah oleh para pendukung setianya. Atmosfernya luar biasa! Rasanya seperti zaman PSMS dulu, penuh semangat dan kebanggaan, ujar Rizky, suporter asal Belawan, sambil mengibarkan bendera hijau kebanggaan.
Meski kalah, suporter Persiraja tetap menunjukkan sportivitas tinggi. Mereka memberikan tepuk tangan saat laga berakhir, menjadi contoh indah dari persaudaraan suporter di tanah Sumatera.
Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan Ayam Kinantan di hadapan publik sendiri. Lebih dari sekadar hasil pertandingan, laga ini membuktikan bahwa semangat PSMS Medan belum padam — dan gairah sepak bola di Kota Medan masih membara di dada para pendukungnya.
(Fahmi)
