Deli serdang I Buser Bhyangkara.com-Kepala Desa Sembahe Baru Kecamatan Pancur Batu Kornelius Tarigan diduga sembrono dalam mengelola Dana Desa dan diduga kuat adanya pemanfaatan aset desa guna mendapatkan keuntungan pribadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Awak media, didalam musyawarah desa Kornel tidak melibatkan banyak elemen masyarakat mengedepankan kroni guna kepentingan kelompok terdekatnya. Begitu pula dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sembahe Baru disinyalir adalah orang-orang dekatnya hingga fungsi pengawasan terhadap kinerja kades menjadi rendah dan kornelpun gampang membuat kebijakan sepihak.
Didalam Pelaksanaan Pembangunan Desa yang bersumber dari DD Kornel selalu terpantau terdepan dilapangan layaknya mandor proyek seolah takut dana desa dapat dikorupsi anggotanya. Begitu pula dikantor, Ibu PKK istri Kades Kornel rangkap jabatan sebagai Bendahara desa.
Senin, 26/1 terpantau hasil pengerjaan pembetonan jalan asal jadi dijalan Lau Kriahen Dusun 1. Proyek ini terkesan cari untung. Proyek belum lama siap dan jalan pun masih ditutup namun hasil pengerjaan sudah muncul banyak retak seribu. Begitu pula proyek yang sama ada dijalan dusun 2, terpantau pula muncul retak seribu seolah bahan campuran material kurang semen.
Selasa 27/1 terpantau masih ada pengerjaan fisik yang bersumber dari apbdes TA 2025 berupa pembangunan drainase di dusun 2. Awak media dalam menjalani tugas liputan sempat mendapat kekerasan sikap dari Pekerja. ” Gak perlu kelen bertanya kekami. Tengok itu plank disana”, jawab ketus.
Seorang warga bermarga Sembiring dalam menyikapi dugaan penyalahgunaan DD Sembahe baru menyarankan agar persoalan pengelolaan jambur didesa juga diprioritaskan. Menurutnya tidak ada transparansi pendapatan sewanya.
” Infonya kroni kades yang mengelola jambur itu bang. Dan Kades Langsung yang terima setoran uang sewanya”, terang Sembiring.
Saat akan dikonfirmasi Selasa 27/1, Kades Kornel tak ditemui dikantornya.
Ketua BPD Desa Sembahe Baru Budi Sinulingga saat dikonfirmasi melalui hpnya terkait dugaan penyalahgunaan Dana desa dan pendapatan sewa jambur tidak memberi tanggapan. (RS/Tim)
