Deklarasi & Pelantikan Wanita Karo Indonesia 2025–2030, Antonius Ginting dan Badikenita Sitepu Pimpin Prosesi
Medan ~ buserbhayangkaranews.com| (8/10/2025) Sorak semangat “Mejuah-juah Wanita Karo, Beru Silima Luar Biasa!” menggema di Grand Ballroom Tiara Convention Hall, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (6/10/2025) sore. Tagline itu menjadi simbol semangat ratusan perempuan Karo yang hadir pada acara Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wanita Karo Indonesia (WKI) periode 2025–2030.
Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian doa, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Lagu Taneh Karo Simalem. Ketua Panitia Dra. Evo Cahaya Rut Barus menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, khususnya Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting, SpOG, MKes selaku Dewan Pembina WKI, serta Dr. Badikenita Putri Sitepu, Presidium Kaukus Perempuan Parlemen RI, yang juga menjadi Dewan Penasehat WKI.
Prosesi Pelantikan
Deklarasi dan pelantikan dipimpin langsung Antonius Ginting dan bBadikenita Sitepu. Prosesi berlangsung penuh makna dengan pembacaan janji jabatan, penyerahan beras dalam sumpit dan amak, hingga penyerahan pataka sebagai tanda sahnya kepengurusan baru.
Dalam sambutannya, Antonius Ginting
menegaskan bahwa lahirnya WKI adalah sejarah baru bagi perempuan Karo.
Perempuan Karo sejak dahulu dikenal tangguh, penuh dedikasi, dan berperan besar dalam keluarga maupun sosial. Dari tangan perempuan Karo terjaga adat dan budaya, dan dari perjuangan mereka tumbuh keberanian serta kebersamaan untuk berkarya bagi negeri,” ucapnya.

Antonius berharap WKI menjadi garda terdepan menjaga nilai budaya sekaligus berkontribusi dalam pembangunan. Ia menekankan, organisasi ini bukan sekadar wadah formal, melainkan rumah bersama untuk melahirkan karya nyata bagi masyarakat.
Suara Perempuan Karo
Dewan Penasehat WKI, Dr. Badikenita Putri Sitepu, turut menyampaikan kebanggaannya.
Saya bangga dengan keberadaan WKI yang beranggotakan perempuan dari berbagai latar profesi.

Sebagai Presidium Kaukus Perempuan Parlemen RI, saya akan mendukung penuh 14 program kerja WKI. Selamat bekerja dan berkarya untuk perempuan Karo,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.
Apresiasi juga datang dari Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang diwakili Staf Ahli Dra. Manna Wasalwa Lubis, MAP. Menurutnya, deklarasi ini adalah momentum bersejarah bagi perempuan Karo sekaligus bentuk nyata pemberdayaan perempuan di Sumatera Utara.
Pengurus Resmi Dilantik
Ketua Umum DPP WKI Prof. Dr. Maria Kaban, SH, MHum menegaskan komitmennya membuktikan bahwa perempuan Karo mampu mengembangkan potensi di segala bidang.
Dengan slogan bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, mari kita buktikan perempuan Karo tangguh dan berdaya, katanya penuh semangat.
Selain Maria Kaban, jajaran pengurus inti antara lain:
Ketua: Dra. Junita Setiana Ginting, MSi; Yosephine N. Sembiring, SE, MSi; Prof. Eva Marlina Ginting.
Sekjen: Tania Depari, dibantu Dr. Karina Brahmana, Rintan Saragih, dan Jenda Muli Ginting.
Bendahara Umum: Dra. Rosliana Sukatendel, Ak, MM; dibantu Prof. Dr. Juliati Tarigan, MSi.
Kepengurusan juga diperkuat 14 koordinator bidang yang terdiri dari tokoh-tokoh perempuan Karo di bidang pendidikan, penelitian, olahraga, hingga pengabdian masyarakat.
Doa dan Harapan
Acara semakin haru ketika Pembina WKI Barata Brahmana berhalangan hadir karena sakit. Melalui pesan singkat, ia menyampaikan dukungan penuh sekaligus permohonan maaf. Para pengurus pun mendoakan kesembuhannya.
Deklarasi ini menjadi tonggak sejarah baru, menandai kiprah Wanita Karo Indonesia sebagai wadah perjuangan, pemberdayaan, dan pelestarian budaya yang diharapkan memberi kontribusi besar bagi pembangunan Sumatera Utara dan Indonesia.
(Yetti Defrina_Pimpinan)
