Trail Of The Kings Event Guncang Samosir: Bobby Lepas Ribuan Pelari Lintas Alam Jelajahi Surga Danau Toba
Samosir ~ BuserBhayangkaraNews.com| (20/10/2025) Kabut tipis masih menyelimuti langit Tuktuk, Samosir, saat peluit tanda start ditiup tepat pukul 03.00 WIB. Dari garis awal, ratusan lampu kepala pelari berkelap-kelip menembus gelap, memantulkan cahaya di permukaan Danau Toba yang tenang.
Di barisan depan, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, tampak berdiri di podium, melepas para peserta Trail of The Kings (ToTK) kategori 100 kilometer (100K) — ajang lari lintas alam berskala internasional yang untuk pertama kalinya digelar di jantung pariwisata Danau Toba.
Sebanyak 61 pelari lintas negara ikut menantang beratnya medan Samosir, dari hutan tropis, perbukitan terjal, hingga jalur aspal yang berkelok di tepian danau. Ribuan penonton yang memadati kawasan start tak henti bersorak memberi semangat, menandai dimulainya event yang diharapkan menjadi ikon sport tourism Sumatera Utara.

Ini bukan sekadar lomba lari, tapi momentum besar untuk memperkenalkan keindahan Danau Toba ke dunia. Selama beberapa hari, ribuan wisatawan datang — dan ini bukti bahwa Sumut mampu jadi tuan rumah event internasional, ujar Gubernur Bobby Nasution seusai pelepasan peserta.
Turut hadir mendampingi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto, Bupati Samosir Vandiko Gultom, serta Kadisbudpar Sumut Yudha Setiawan, yang kompak menegaskan kesiapan daerah dalam menggelar ajang berskala global tersebut.
Panitia menyiapkan lintasan dengan standar Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB), organisasi lari trail paling bergengsi di dunia. Jalur yang melingkari Danau Toba dipenuhi Water Station dan Aid Station lengkap, demi memastikan setiap pelari bisa menuntaskan tantangan dengan aman. Kesan pertama bagi wisatawan harus positif — mereka datang, merasa nyaman, lalu ingin kembali lagi. Itu tujuan utama kita, tambah Bobby.
Selain kategori utama 100K, Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong turut melepas pelari kategori 60K di Waterfront City Pangururan pukul 06.00 WIB, diikuti sekitar 100 peserta. Disusul kategori 28K, 10K, dan 5K yang total diikuti lebih dari seribu pelari dari berbagai penjuru dunia, termasuk delapan anak-anak di kelas 750 meter.
Salah satu peserta asal Jepang, Yusuke Takahashi, tak kuasa menyembunyikan kekagumannya. Saya baru pertama kali datang ke Danau Toba. Pemandangannya luar biasa, seperti surga di bumi. Saya pasti akan kembali, ujarnya tersenyum.
Di luar lintasan, suasana kawasan Pangururan berubah semarak. Panggung hiburan rakyat, atraksi budaya Batak, dan aroma kuliner khas Samosir menambah daya pikat ajang ini. Puncaknya, pengumuman pemenang Trail of The Kings dijadwalkan berlangsung Minggu (19/10/2025) malam, ditutup dengan pesta rakyat di tepi danau.
Event ini bukan hanya tentang siapa yang tercepat mencapai garis finis — tapi juga tentang bagaimana Sumatera Utara berlari menuju panggung dunia.
(gustian)
